Nyeri Punggung

Nyeri punggung secara ekstrim adalah suatu keadaan yang umum dalam  masyarakat. Ada banyak alasan mengapa begitu banyak orang mengalaminya, termasuk postur atau memberikan tegangan/ beban pada tulang belakang, merokok, diet yang jelek dan salah, seperti halnya penyakit-penyakit pada tulang belakang dan kondisi kesehatan lainnya. Akan tetapi, penyebab yang paling umum dari nyeri/ sakit punggung adalah penuaan.

Tulang belakang terdiri dari tulang-tulang khusus yang disebut vertebrate yang menyediakan sokongan. penyokong bagi tubuh. Diantara tiap-tiap vertebrate/ tulang belakang terdapat sebuah piringan yang memberikan tulang belakang keluwesan/fleksibility dan berfungsi sebagai penyerap goncangan atau tekanan pada tubuh. Piringan-piringan pada vertebrate terdiri dari annulus fibrosus (layaknya sebuah gerombolan ban terluar) dan gel /jel layaknya bahan dalam utama yang disebut dengan nucleus pulposus. Secara bersama-sama, vertebrate dan piringan menyediakan terowongan pelindung (yang disebut dengan spinal canal-saluran tulang belakang) yang melalui untaian tulang belakang dan melintasi saraf tulang belakang.

Pada kebanyakan orang, bebetapa hal mulai terjadi pada tulang belakang ketika kita tua. Vertebrate kita mulai menebal dan piringan-piringan vertebrate mulai kehilangan bentuk dan kelembaban. Sebagai hasilnya, sipnal canal menjadi lebih sempit, ringkas, membuat untaian tulang belakang tertekan dan bagian saraf terakhir dan menyebabkan nyeri, amti rasa, atau kelemahan tubuh. Kondisi ini disebut spinal stenosis. Stenosis dapat terjadi pada orang-orang berusia 20 tahun dan 30 tahunan, hal ini paling serung terlihat pada pasien-pasien yang lebih tua. Spinal stenosis adalah suatu kondisi degeratif, artinya gejala-gejalanya cenderung menjadi progresif dan meningkat serta bertambah padarah sewaktu pasien/ penderita bertambah tua.

Spinal stenosis dapat terjadi pada semua daerah tulang belakang paling sering trejadi pada lumbar (punggng bawah) dan daerah-daerah cervical (servik-punggung leher). Pasien-pasien dengan lumbar spinal stenosis mungkin merasakan sakit, lemah, atau mati rasa di kaki, betis, atau pantat.

Gejala-gejala sering bertambah dan meningkat ketika berjalan-jalan dengan jarak dekat dan menurun berkurang ketika duduk, membungkuk ke depan dan berbaring. Cervical spinal stenosis mempunyai gejala yang hampir salam yaitu sakit pada bahu, lengan, kaki, dan mungkin juga kekakuan tangan dan gangguan keseimbangan dan gaya berjalan.

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Sakit Punggung dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sakit Punggung and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>